TEMPO.CO, Jakarta – (IDX) berencana meluncurkan produk Exchange Traded Fund (ETF) emas pada tanggal 10 Agustus 2026, bersamaan dengan peringatan HUT Indonesia yang ke-49. Direktur Pengembangan IDX, Idiing Pardi, mengungkapkan bahwa saat ini terdapat kurang dari 10 Anggota Bursa (AB) yang telah siap untuk menerbitkan produk .

“Insya Allah, peluncurannya akan dilakukan pada hari jadi pasar modal, yaitu 10 Agustus 2026. Semoga semua mendoakan,” ujar Idiing saat ditemui oleh awak media di Gedung IDX, Jakarta, pada hari Kamis, sebagaimana dilaporkan oleh ANTARA.

Sementara itu, Direktur Utama IDX, Jeffrey Hendrik, menjelaskan bahwa regulasi terkait ETF emas telah dikeluarkan dan telah mendapat persetujuan dari Majelis Ulama Indonesia (MUI). Ia juga menambahkan bahwa tujuh Manajer (MIs) telah mengajukan permohonan untuk perjanjian awal guna mencatatkan ETF emas sebagai langkah awal penerbitan produk tersebut.

“Saat ini, tujuh manajer investasi telah mengajukan permohonan awal untuk perjanjian pencatatan dengan Bursa Efek Indonesia untuk ETF emas,” ungkap Jeffrey.

Sejalan dengan ini, Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa (OJK), Friderica Widyasari Dewi, yang akrab disapa Kiki, telah mengajukan proposal untuk memberikan insentif bagi produk-produk baru di sektor jasa keuangan kepada Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, dalam pertemuan mereka pada Selasa, 14 Juli. Salah satu permintaan insentif tersebut adalah untuk ETF emas.

Sebagai informasi, ETF emas adalah instrumen investasi yang berbentuk reksa dana yang diperdagangkan di bursa saham, dengan emas sebagai aset dasarnya. Melalui produk ini, para investor dapat mendapatkan eksposur terhadap fluktuasi harga emas tanpa harus membeli atau menyimpan emas fisik secara langsung.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *